Saat itu siang tidak terlalu panas, karena di tepi pantai, angin meniup cukup lembut, ombakpun tidak banyak tergulung. Tenang, mungkin itu kata yang tepat untuk menggambarkan situasi saat itu.
Entahlah, saat itu damai saat kamu dan aku duduk berdua, kamu dengan nasi padangmu dan aku dengan krupuk merah muda yang kita beli di warung seberang jalan. Kita nikmati saat berdua yang tinggal 2 hari lagi akan kembali menjadi sendiri.
Obrolan yang santai, sambil sesekali tertawa karena candaan aku atau kamu yang kelewat lucu. Kamu memintaku untuk memotretmu di antara karang-karang di laut KM 5, jepret kiri jepret kanan, lalu foto berdua, dan selesai.
Kita pulang, dan meninggalkan bungkusan sisa nasi padangmu...
Aku mengingatmu kembali malam ini...
"Mantan"
No comments:
Post a Comment